by on January 11, 2019
105 views
Banyak pemakai ponsel yang loyal terhadap suatu sistem operasi, tak sedikit pula yang gemar berpindah. Tentu antara Android dan iOS atau sebaliknya, mengingat kedua OS itulah yang kini merajai. Lalu apakah alasan mereka pindah?
"iOS serta Android berkompetisi lebih agresif mengingat jumlah pembeli pertama telpon pintar merosot. Mereka saling mendapatkan dan kehilangan user satu sama lain," ungkap Mike Levin dari Consumer Intelligence Research Partners.
Sebagian alasan menjadi faktor user pindah ke sistem operasi lain. Menurut survei di Amerika Serikat oleh PC Magazine pada tahun 2018, pengguna pindah dari iOS ke Android contohnya sebab soal harga. Kemudian sebab koleksi aplikasi di Play Store lebih besar diperbandingkan App Store.
Sedangkan pengguna Android mempertimbangkan pindah ke iOS antara lain berkaitan soal user experience yang dinikmati lebih bagus di iPhone. 47% mereka yang pindah dari Android ke iOS menyatakan demikian dalam survei PCMag. Cek informasi terkini perihal android di <a href="https://kutazo.net/">https://kutazo.net/</a>.
Daniel Packer, blogger di Los Angeles, mengaku pindah dari iPhone ke Android karena harga iPhone kian melonjak. Dikala ini harga telpon pintar Android di kelas flagship memang mahal, tapi konsisten lebih murah dibanding iPhone.
Ia memakai Google Pixel 3 senilai USD 650 di AS. Tak cuma handsetnya, aksesoris seperti charger pun ia anggap lebih murah di hand phone Android.
Adapun Alex Chalekian, CEO Lake Avenue Financial, mengaku agak menyesal pindah dari iPhone ke Android. Dia kesulitan memindahkan segala datanya ke Android dan telah agak terikat pada ekosistem Apple. Setelah mengaplikasikan Android beberapa lama, ia mengaku merindukan user experience di iPhone. Tidak menutup kemungkinan dia akan kembali.
"iOS lebih optimal dan aplikasinya berjalan lebih mulus serta lebih efisien, dalam penilaianku. Juga beberapa aplikasi yang sering kali kugunakan cuma ada di iOS sehingga itu menjadi tantangan tersendiri," ujarnya.